
Ketika masih di Sekolah Rakyat kelas 3, saya sudah belajar/dikenalkan Pak Amir, guru saya di SR-IV Kampung Opas Pangkalpinang dengan bola dunia.
Beliau pintar menggambar alam dan hewan. Ketika di kelas 4 SR- Budi Mulia saya mulai menyukai negara didunia dan puncaknye ketika saya singgah di toko buku di Pasar Mambo Pangkalpinang dan tertumbuk mata saya dgn perkataan Atlas. Ketika saya buka ternyata ini peta seluruh dunia. Saya membelinya dan rajin melihat negara² diluar Indonesia. Ini pula yg memicu saya utk berhobi mengumpulkan perangko yg mana setiap perangko baru yg saya dapati saya periksa keberadaanya di Atlas tsb.
Di SMP saya bersama teman sebangku, Hatta namanya, main cari²an kota di satu halaman.
Dan kata² kota tsb kami 'modifikasi' sendiri dgn ejaan bahasa Indonesianya.
Seperti kata kota Washington menjadi 'sedang membersihkan seribu'. Ini menarik sekali bagi saya utk datang kesekolah dgn pikiran baru utk mengalahkan si Hatta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar